Senin, 05 Oktober 2009
Carvone 21.1%
Alfa-Pinene 7.4%
Sabinene 5.5%
Beta-Pinene 7.7%
P-cymene 46.8%
Others 11.5
Asam Lemak Minyak Black Seed
Myristic Asam (C14:0) 0.5%
Palmitic Asam (C16:0) 13.7%
Palmitoleic Asam (C16:1) 0.1%
Stearic Asam (C18:0) 2.6%
Oleic Asam (C18:1) 23.7%
Linoleic Asam (C18:2) (omega-6) 57.9%
Linolenic Asam (C18:3n-3) (omega-3) 0.2%
Arachidic Asam (C20:0) 1.3%
HABBATUSSAUDA
Tumbuhan herba, BLACK SEED dipercaya berasal dari daerah Mediterania namun dikembangbiakan di berbagai belahan dunia, termasuk Saudi, Afrika Utara, dan sebagian Asia.
Bentuknya kecil dan berserabut, berukuran tidak lebih dari 3 mm panjangnya, BLACK SEED merupakan tumbuhan bunga fennel biasa(Nigella Sativa) keluarga buttercup (Ranunculaceae).
Terkadang ada salah persepsi antara NIGELLA SATIVA dengan tumbuhan herbal fennel (Foeniculum vulgare). Ada dua macam tumbuhan ini, berwarna ungu kebiru-biruan atau putih. Pusat pertumbuhan bunga tersebut pada bagian cabang di semua tangkainya saat daunnya saling tumbuh berseberangan secara berpasangan. Daun di bagian bawah bentuknya kecil dan pendek, sedangkan bagian atas lebih panjang (6-10 cm). Batang bunga tersebut bisa mencapai ketinggian 12 sampai 18 inchi sehingga kebagian buahnya, BLACK SEED yang matang.
NIGELLA SATIVA mengembangbiakan dirinya sendiri dan bentuknya sebuah kapsul buah yang mengandung banyak seed trigonal putih. Saat kapsul buah tersebut matang, ia akan membuka dan seed yang ada didalamnya akan mengudara, berubah menjadi hitam warnanya ( BLACK SEED ). NIGELLA SATIVA atau BLACK SEED dikenal dengan banyak nama berbeda disetiap tempat. Ada yang menyebutnya Black caraway, ada juga menyebutnya black cumin (Kalonji), atau bahkan coriander seeds.
Dalam bahasa inggris, tanaman NIGELLA SATIVA lebih sering mengacu pada “ Love in a Mist”. Selain itu NIGELLA SATIVA, yang lebih dikenal dan dipakai sejak masa dahulu ini juga disebut Shonaiz di Persia. Hal yang paling berhubungan tentang black seed adalah bahwa tumbuhan ini merupakan bagian dari sebuah pendekatan religius untuk kesehatan dan keseharian manusia. Dengan cara ini, kandungan nutrisi dan fungsi penyembuh yang banyak dalam seed ini dapat membangun system kekebalan tubuh sepanjang hari, dan juga menyediakan sumber yang optimal untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit.
Black Cumin (Nigella sativa) Seed kaya akan kandungan nutrisi Monosaccharides (molekul gula tunggal) dalam bentuk glukosa rhamnose, xylose, dan arabinose. Black Cumin (Nigella sativa) Seed mengandung non-starch polysaccharide yang berfungsi sebagai sumber serat diet yang sangat berguna. Lima belas asam amino membentuk protein yang mengandung Black Cumin (Nigella sativa) Seed, termasuk delapan dari asam amino penting. Asam amino tidak dapat disintesis secara cukup didalam tubuh kita, sedangkan kita memerlukannya untuk menjaga berat badan. Black seed mengandung Arginine yang penting pada masa pertumbuhan. Analisis kimia lanjutan menemukan bahwa Black Cumin (Nigella sativa) seed mengandung karotin, yang diubah menjadi liver oleh vitamin A.
Black Cumin (Nigella sativa) Seed juga merupakan sumber kalsium, zat besi, sodium, dan potassium. Dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit dalam tubuh, fungsi utama elemen-elemen ini memiliki peranan penting dalam membantu bermacam enzim lainnya. Balck Cumin dan Minyak Black Cumin kaya akan asam lemak, terutama asam lemak esensial tak jenuh ( asam Linoleic dan Linolenic). EFA, terdiri dari asam alfa-Linolenic (omega 3) dan asam Linoleic (omega 6), adalah pembentuk sel dan substansi yamg tidak dapat dibentuk dalam tubuh dan oleh karena itu harus mendapat asupan atau melalui makanan yang memiliki kandungan EFA tinggi.
Negara Istilah
Africa Kolonji
Amerika Black cumin, black seed
Amharic Tikur Azmud
Bible Fitch, Fennel flower
Egypt (Mesir) Habat et Baraka
English Love-in-a-mist, Fennel flower, Onion seed
Estoria Mustkoomen
Europe Black caraway
Finnish Neidonkuka
France Faux cumin, Cheveux de Venus, Nigelle
Germany Schwarzkummel, Zwiebelsame, Nidella
Hindy Kalounji, Munga realael
India Nutmeg flower
Indonesia, Malaysian Jinten hitam
Italian Nigella
Turkish Corekotu siyah
Kannada Karijirigi
Malayalam Karun Jiragam
Marathi Kalonji
Norwegian Svartkarve
Oman, dan sekitar arab Habba sauda
Polish Czanuzka siewna
Punjabi Kalongi
Romans Roman coriander
Russia Charnushka, Corekotu
Singhalese Kaluduru
Spanish Niguilla, Pasionara
Srilanka Kaladuru
Swedish Svartkummin
Tamil Karun jiragam
Telugu Corekotu siyah
HABBATUSSAUDA
TENTANG NIGELLA SATIVA.
Selama berabad-abad, minyak dan herba Black Seed telah digunakan oleh jutaan orang di Asia, Timur Tengah, dan Afrika untuk menjaga kesehataannya. memiliki aroma, bentuk yang sama seperti biji wijen, namun berwarna hitam, black seed telah digunakan secara tradisional untuk berbagai keperluan dan penyembuhan penyakit yang berhubungan dengan sistem pernafasan, perut dan saluran pencernaan, gangguan pada lambung dan liver, sistem kekebalan tubuh, dan untuk menjaga kesehatan secara baik.
Black Seed dikenal juga dengan Black Cumin, Black Caraway Seed, Habbatul Baraka (the Blessed Seed-biji yang mengandung berkah), dan bahasa latinnya “Nigella Sativa”.
Sejak tahun 1959, telah lebih dari 200 studi dari Universitas international dan artikel yang dipublikasikan dalam bermacam jurnal ilmiah membuktikan pangkuan terhadap produk yang telah digunakan secara tradisional sejak 1400 tahun yang lalu ini. Meskipun Black Seed murni adalah produk yang sangat efektif, namun demikian banyak penelitian telah dilakukan untuk membuat campuran dengan produk lainnya untuk memberikan efek yang lebih baik.
Black Seed kaya akan komposisi kimia yang sangat beragam. Selain kandungan utamanya, crystalline nigellone, Black Seed mengandung 15 macam asam animo, protein, karbo hidrat, keduanya dalam bentuk fixed oils (84% asam lemak, termasuk linolenic dan oleic), dan minyak volatile, alkaloids, saponin, dan crude fiber, juga mengandung bermacam mineral seperti : kalsium, sodium dan potasium. Selain itu, masih banyak kandungan penting lainnya yang belum teridentifikasi, sementara penelitian terhadap produk ini masih terus berlangsung di seluruh penjuru dunia.
PENGGUNAAN DAN PENGOBATAN BLACK SEED
Dikenal luas dengan sebutan “Biji yang mengandung Berkah” , black seed (Nigella sativa) telah digunakan sebagai penyembuh alami di Timur dan Timur Jauh selama lebih dari 2000 tahun. Black seed mengandung kandungan nutrisi dalam menjaga system kekebalan tubuh.
Pada tahun 1959, kandungan aktif black seed, crystalline Nigellone, pertama kali diisolasi dan diidentifikasi memiliki kandungan yang menguntungkan. Uji coba klinis telah membuktikan bahwa black seed dapat meningkatkan kesehatan. Hal yang paling berhubungan dengan black seed harus dibedakan antara pendekatan religius dengan kesehatan dan dihubungkan dengan gaya hidup setiap orang. Dengan cara ini, banyak kandungan nutrisi dan proses penyembuhan dapat meningkatkan daya tahan tubuh sepanjang hari, dengan memasok sumber maksimum dalam mencegah dan mengobati penyakit.
1. Black seed sebagai suplemen kesehatan sehari-hari .
Banyak obat bekerja maksimal jika dikonsumsi dengan penuh, dan hal ini berlaku pula pada black seed. Dalam pengetahuan mengenai kandungan nutrisi, juga kandungan medis, kemampuan tubuh dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh dengan menggunakan bahan-bahan alamiah dapat dicapai dengan pemakaian regular black seed.
2. Black seed sebagai sumber energi.
Ibnu Sina (980-1037), dalam menjelaskan black seed seperti berikut “menstimulasi energi tubuh dan membantu dalam mengatasi kelelahan dan kehilangan semangat,” dan masih dipakai sebagai pegangan untuk Tibb (obat islami) saat ini. Kandungan nutrisi dalam black seed dinilai oleh para ahli sebagai sumber energi. Dari perspektif kesehatan Tibb, black seed memiliki kemampuan dalam menjaga suhu tubuh. Sistem diet di Barat, biasanya dengan menggunakan makanan dingin minum es, yogurt, pizza, keju semuanya menghilangkan suhu tubuh sebagai fungsi optimal. Tibb berpegang pada pandangan bahwa penurunan pulsa metabolis (suhu tubuh dalam) merupakan penyebab banyak penyakit. Tubuh, ketika kehilangan energi, juga akan hilang kemampuannya dalam melawan racun, dengan demikian dapat menyebabkan penyakit.
HABBATUSSAUDA
1. Biji Nigella sativa menunjukkan aksi galactogogue pada tikus percobaan, artinya bahwa terdapat peningkatan volum kotoran tikus yang diberi makan biji-bijian tersebut. Uji histology menunjukkan lebih banyak proliferasi dari aktivitas acnidan secretari pada jaringan payudara pada induk tikus yang memakan biji N. Sativa (Agarwala et al, 1987).
2. Peningkatan volume susu yang diobservasi pada kambing setelah mengkonsumsi Nigela Sativa sebanyak 100 mg/kb berat selama 10 hari (Vihan and Panwar, 1987).
3. Persiapan pengobatan herbal dengan salah satu unsurnya Ni. Sativa menunjukkan efek hypoglycemic yang jelas pada percobaan hewan Eskander et. al (1995) Pada studi lebih lanjut campuran serbuk biji-bijian yang mengandung N. Sativa yang dipakai untuk teh herbal menunjukkan efek nyata hypoglycemic pada alloxan termasuk tikus yang menderita diabet. (E1.Sabrawy et. at: 1996).
4. Aplikasi pada lotion yang mengandung N. Sativa menunjukkan kemampuan penyembuhan luka setelah diuji coba pada luka di kambing, domba, dan anak sapi. (Ahmed et. al. 1995).
5. Kandungan aktif biji N. Sativa mengandung asam lemak yang setelah dikaji dapat berfungsi sebagai anti tumor melawan sel-sel Ehrlich ascities carcinoma (ECA), Dalton lymphomia ascities (DLA and Sarcoma 180 (5 180). Cytotoxicity 50% telah diteliti pada dosis pemakaian 1.5 mg, 3 mg and 1.5 mg, dengan hasil sedikit aktivitas melawan lymphocytes (Salomi et. al. 1992).
6. Ekstrak Etanol dari Black Seed dalam dosis 200 mg/kg dapat sedikit menghambat copper acetate yang diindusi pada ovulasi kelinci (Vohora et. al. 1973) . Air, Etanol (90%) dan ekstrak lainnya yang dikonsumsi oral tidak menunjukkan adanya penghambat pertumbuhan dan aktivitas resorptive pada tikus albino (Prakash dan mathur, 1976) namun terdapat aktivitas estrogenic pada tikus yang belum dewasa (Maurya et. al. 1983).
7. Ekstrak Alkohol pada N. Sativa dapat menghambat pertumbuhan E. coli, S. Aureus sedangkan ekstrak air menjadi tidak aktif (Kurup, 1956) . Ekstrak petroleum yang ditemukan aktif untuk melawan M. pyogenes, B, subtilis, D. pneumoniae dan S. pyrogens (bhatnagar, et. al. 1961).
8. Ekstrak etanol (50%) dari N. sativa menunjukkan aktivitas antiprotozal melawan E.histolytica turunan STA (Dhar et. al. 1968) . Minyak volatie dari Nigella Sativa memiliki efek anti spasmodic yang memungkinkan aktivitas calcium autagonistic (aquel 1993).
9. Ekstrak etanol (50%) N. Sativa menunjukkan hasil pada anjing / kucing, aktivitas lemah, spasmolytic yang terisolasi pada babi ileum guinea dan ekstrak efek depresi CNS pada tikus. Ini juga menunjukkan suatu antagonis terhadap hiperaktif amphetamin pada aktivitas anti kanker melawan Lewis lung carcinoma (Dhar et. al. 1968) . Minyak volatile dari Nigella Sativa memiliki efek anti spasmodic yang memungkinkan aktivitas calcium autagonistic (aquel 1993).
10. Ekstrak biji-bijian dari N. sativa menunjukkan kemampuannya dalam mencegah gangguan pada gigi (Namba et. al. 1985) sementara minyaknya dapat dipakai untuk obat anti serangga(Deshpande et. el. 1974), brorichodilator (mahfouz et. al. 1962; El Dakhakhny, 1965; Mahafouz et. al. 1996) , immunopotentiating (El kadi and Kandil, 1987) dan aktivitas hypotensive.
HABATUSSAUDA
Laporan ilmiah yang menyatakan bahwa black Seed memiliki kemampuan ajaib dalam mengobati.
1. Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
~ US Patents Sections, Antirival Agents Bulletin #5,482,711.
2. Black Seed menstimulasi sumsum di tulang dan imunitas sel serta produksi interferon, melindungi sel-sel normal melawan virus perusak sel, melawan sel tumor dan meeningkatkan jumlah anti bodi yang memproduksi sel B.
~ Cancer Immuno-biology Laboratory, south Carolina
3. Black Seed mengandung asam lemak tak jenuh, misalnya Linolenic dan asam Gammalinolen yang masuk dalam tubuh. Asam ini memungkinkan untuk pencapaian sistesis yang merupakan sistem kekebalan tubuh yang penting, yang meregulasi subtansi-subtansi yang merupakan turunan dari prostaglandin E1, asam Linoleic menstabilkan membran sel dan Prostaglandin memiliki efek menghambat radang. Hal ini menghentikan reaksi kekebalan tubuh yang menyebabkan penyakit kronis seperti jerawat dan demam karena alergi hingga dapat menyebabkan kanker.
4. Black seed terbukti memiliki efek anti histamin, anti-oxidant, anti-biotic, anti-mycotic dan penghambat bronchitis.
~Study of Oil Black Seed on Humans, American Scientists
5. Black seed benar-benar herba ampuh yang telah dipakai selama lebih 3000 tahun. Mengandung lebih dari 100 kandungan penting. Black seed adalah sumber yang penting untuk Asam Lemak Esensial, protein, karbohidrat, dan vitamin serta mineral “Black Seed juga kaya akan sterol, terutama beta - sitosterol, yang dikenal memiliki kemampuan mencegah kanker”.
~Dr. Michael Tierra L.A.C.O.M.D.
6. Hasil uji Black Seed membuktikan dapat dipakai untuk menyembuhkan banyak penyakit.
~Pharmaceutical newspaper, Wissenschaftlicher Text
7. Black seed merupakan sumber penting protein, carbohydrates, Asam Lemak Esensial, vitamin A, B1, B2, C dan Niacin juga mineral, seperti calcium, potassium, iron, magnesium, selenium, magnesium dan zinc.
~Phytochemichals of Nigella sativa seeds. Food Chemistry
8. Abdel, F.A.F.M.K. Matsumoto, et al. (2000). Antinociceptive effects of Nigella sativa oil and its major component, thymoquinone, in mice. European Journal of Pharmacology. [print] 400(1):89-97. Department of Pharmacology, Institute of Natural Medicine, Toyama Medical and Pharmaceutical University, 2630 Sugitani, Toyama, 930-0194, Japan.
9. Akova, A. and G. Ustun (2000). Activity and adsorption of lipase from Nigella saive seeds on Celite at different pH vaues. Biotechnology Letters. March 22(5): 355-359. Chemical Engineering Department, Istanbul Technical University, 80626, Maslak, Istanbul, Turkey.
10. Badary, O.A.N.A.B. Abdel, et al. (2000). The influence of thymoquinone on doxorubicin-induced hyperlipidemic nephropathy in rats. Toxicology. March 143(3): 219, 226. Department of Pharmacology and Toxicology, College of Pharmacy, Al-Azhar University, Nasr City, Cairo, Egypt.